Cinta Rasulullah ??... Ikuti Ajarannya | Bagian Kedua (Selesai)





 مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ
فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ ...





“Barangsiapa yang taat
kepada Rasul, berarti ia telah taat kepada Allah
... ”. 


(Q.S. An Nisa’: 80)





     I. Pelajarilah
Al Qur’an


Buraidah
mengatakan. bahwa Rasulullah bersabda: “Siapa yang membaca Al Qur’an,
mempelajarinva dan mengamalkannya, maka ia, akan dipakaikan mahkota dari cahaya
pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya mata-hari, dan kedua orangtuanya
dipukaikan dua jubah (kemu-liaan) yung tidak pernah didapatkan di dunia.
Keduanya ber-tanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini ?” Dijawab, “Karena
kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur‘an.” (H.R.
Al Hakim)





II.  Jangan
kikir dan bakhil


“Jauhilah
kekikiran (sifat kikir), karena sesungguhnya ia telah mengajak orang-orang
sebelum kulian untuk menum-pahkan darah mareka, menodai kehormatan mereka, dan
memutuskun hubungan kekerabatan mereka.“


(H.R. Al Hakim)





III. Penyakit
Umat Terdahulu


Rasulullah bersabda :“Telah
menyebar di kalangan kalian penyakit umat-umat sebelum kalian, yaitu kedengkian
dan kebencian. Keben-cian adalah pencukur, aku tidak mengatakan pencukur
ram-but, tetapi pencukur agama. Demi yang diri Muhammad berada di tangan-Nya,
kalian tidak akan masuk sorga sehing-ga kalian beriman, dan kalian tidak akan
beriman sehingga kalian saling mencintai (sesama manusia,); maukah aku
tunjukkan kepada kalian tentang hal yang dapat menetapkan keimanan bagi kalian;
sebarkanlah salam di antara kalian. (H.R. At Tarmizi)





IV. Keutamaan
menahan Kemarahan


Rasulullah bersabda :“Orang
yang paling kuat di antara kalian adalah orang yang mampu mengendalikan hawa
nafsunya pada saat marah, dan orang yang paling santun di antara kalian adalah
orang yang memaafkan pada saat mampu melakukan pembalasan.” (H.R. Al
Baihaqi)





V.  Etika
dalam Persaudaraan dan pergaulan


Dari Abu
Hurairah r.a. bahwa Rasulullah bersabda :“Janganlah kalian menjadi
penolong syaithan untuk mencelakakan saudara kalian.” (H.R. Bukhari)





Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian me-nampakkan kegembiraan atas musibah yang
menimpa sau-daramu, lalu Allah memulihkannya dan menimpakan musibah kepadamu.” (H.R.At
Tarmizi)





Rasulullah bersabda : “Ketahuilah sesungguh-nya Allah memiliki bejana-bejana
di bumi-Nya, (bejana tersebut) yaitu hati. Maka bejana yang paling dicintai
Allah adalah bejana yang paling bersih, paling kokoh, dan paling lembut. Yaitu
yang paling bersih dari dosa, paling kokoh dalam agama, dan paling lembut
kepada saudaranya “
(H.R. Thabrani)





Rasulullah bersabda: “Cintailah kekasihmu seperlunya, karena bisa jadi ia menjadi
orang yang kamu benci di suatu hari. Dan bencilah orang yang kamu benci
seperlunya, karena bisa jadi ia rnenjadi kekasihmu di suatu hari“. (H.R.
Tarmizi)





Rasulullah bersabda : “Allah SWT berfirman: “Pasti mendapatkan cinta-Ku
orang-orang yang saling ber-korban karena-Ku, pasti mendapatkan cinta-Ku orang
yang saling mencintai karena-Ku, pasti mendapatkan cintu-Ku orang yang saling
membela karena-Ku, pasti mendapatkan cinta-­Ku orang yang saling
tolong-menolong karena-Ku. “ 
(H.R. Ahmad & Al Hakim)





Rasulullah bersabda: “Orang mukmin adalah jalinan yang dijalin, dan tidak ada
kebaikan pada orang yang tidak mau menjalin (persaudaraan) dan tidak mau
dijalin” (H.R. Ahmad, Thabrani & Al Hakim)





VI. Takutlah
kepada Azab Allah


Dari Abu
Hurairah r.a, bahwa Rasulullah bersabda: “Manusia akan berkeringat pada
hari kiamat hing-ga keringat itu mengalir sejauh tujuh puluh hasta, kemudian
terus membanjiri mereka hingga sampai ke telinga mereka”.  (H.R. Bukhari & Muslim)





Dari An Nu
‘man Bin Basyir bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya seringan-ringannya
azab (siksa bagi penghuni neraka pada hari kiamat ialah, seseorang yang
diletakkan di bawah tumitnya dua buah bara api (sehingga) mendidihkan otaknya.
Sedang ia merasa bahwa tak seorang-pun yang lebih berat mendapatkan azab
(siksa) dari padanya. Pada hal itu azab yang paling ringan”. 
(H.R. Bukhari & Muslim)





VII.  Bersegeralah
dalam Bertobat


Abdullah bin
‘Abbas dan Anas bin Malik keduanva telah berkata bahwa Rasulullah bersabda :
“Andaikan anak bani adam (manusia) mempunyai suatu lembah (berisi) emas,
pasti ia ingin memiliki dua lembah. Dan tiada yang dapat memenuhi mulutnya
(tidak ada yang dapat meng-hentikan kerakusannya kepada dunia) kecuali tanah
(maut/ kematian). Dan Allah berkenan menerima tobat bagi siapa saja yang
bertobat “. (H.R Bukhari & Muslim)








Sumber : Brj - Mumtaz 



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cinta Rasulullah ??... Ikuti Ajarannya | Bagian Kedua (Selesai)"

Posting Komentar